Analisis Sentimen Masyarakat Terhadap Pemakaian Galon Sekali Pakai
Abstract
Adanya inovasi penggunaan galon sekali pakai menimbulkan reaksi yang beragam di kalangan masyarakat. Penggunaan jenis plastik daur ulang PET sebagai kemasan produk dinilai berpotensi memperburuk kondisi sampah di Indonesia. Selain itu, galon sekali pakai yang dinilai lebih baik dibanding galon isi ulang, nyatanya juga memiliki zat yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat Indonesia akan adanya inovasi galon sekali pakai dari aspek lingkungan dan kesehatan. Dalam penelitian ini, sentimen dibagi menjadi 3 menjadi sentimen positif, negatif, dan netral. Akan tetapi penelitian ini berfokus pada penerimaan dan penolakan orang-orang terhadap galon sekali pakai, sehingga sentimen netral dihapuskan. Model klasifikasi yang digunakan adalah Naive Bayes, SVM, dan KNN. Berdasarkan hasil perbandingan setiap model, Naive Bayes menjadi model yang digunakan dalam model karena memiliki akurasi tertinggi yaitu sebesar 91,19%. Lebih lanjut, Naive Bayes mampu memprediksi sentimen positif maupun negatif dengan baik berdasarkan hasil nilai precision, recall, dan F1-Score yang mendekati 1.